tak perlu dibalas bukan? December 19, 2008
Posted by nia in Tulisan Biasa.Tags: inilah aku, lebih baik, menghilang
9 comments
Dan Hill : Never Thought
I can’t believe that you are real,
How did I ever find you?
You are the dream that saved my life,
You are the reason, I survived
Baby…I never thought that I could love someone as much as I love you,
I know it’s crazy, but it’s true.
I never thought that I could need someone as much as I need you,
I love you.
Can I hold you?
Girl, your smile lights up the sky
You are too beautiful for the human eye
You are the dream that never dies
You are the fire that burns inside
Baby…I never thought that I could love someone as much as I love you,
I know it’s crazy, but it’s true.
I never thought that I could need someone as much as I need you,
I love you.
You are the sunshine in the sky
You are the sparkle in my eyes
I never thought that I could love someone as much as I love you,
I know it’s crazy, but it’s true
You know, it’s true
I never thought that I could need someone as much as I need you,
I love you!
—
Bersama dengan lantunan lagu diatas, meskipun ga nyambung dengan mood saya sekarang, saya mencoba untuk melewati senja ini … senja yang teramat sulit bagi saya, bukan karena tadi pagi ada sedikit insiden tentang telepon yang saya anggap itu bukanlah sekedar nyasar atau iseng, beruntung sudah clear … dan saya tidak perlu memperpanjang persoalan lagi, tks. Semoga tidak ada kejadian seperti itu, kalaupun harus terjadi juga … saya berharap lebih baik saya tidak tau samasekali.
Saya mungkin bukan orang yang bisa berdiam diri jika tidak menyukai sesuatu, jika saya ungkapkan namun tidak ada respon … kenapa saya maksain diri untuk menyukai atau bertahan????? Sama seperti kejadian beberapa tahun lalu, ketika perbedaan pendapat itu berujung dengan keluarnya saya dari komunitas itu, komunitas yang membuat saya banyak teman … dan mengenal banyak karakter. Sampai ketika selisih pendapat itu tidak lagi membuat saya nyaman. Ah … sebuah keputusan yang sempat membuat saya kehilangan semangat untuk kesana. Teman, kita bersama untuk sharing berbagai hal bukan??? kenapa sih ego diri dilibatkan????
Menghibur diri … itulah yang kemudian membawa saya pada komunitas serupa namun tak sama, ah … lagi² disitu saya dihadapkan oleh seorang manusia yang melibatkan ego diri, ah … saya bosen berurusan denganmu teman, saya tinggalkan itu dan berjanji takkan lagi kesana.
Dan sedikitpun saya tidak pernah menyimpan dendam, tapi memang rasa tidak suka itu belum bisa saya tepiskan … sampai beberapa waktu berselang, 2 insan teman tadi kontak dengan saya lagi … Ahaaaaaaaaaaaaaaa !!!! maksudnya apa??????????????
Teman yang pertama :
“nia, lama gak ada berita, apa kabar?” sms itu dikirim malam² … saya hampir saja lupa dengan sipengirim itu. Tidak ada keinginan saya untuk membalasnya.
Teman yang kedua :
Iseng² buka FS … ada add request friend, Ahaaaaaa … ID dia rupanya, he he he …. baru nemu FS sayakah??? ARF masih pending … belum terapprove, he he he … apa saya reject sajakah??
Dalam hati saya bergumam, “maaf teman … bukan saya memutuskan tali silaturrahim, saya lebih baik tidak mengenalmu, kalaupun sudah terlanjur mengenalmu … cukup sampai disitu saja.”
===
Sedikit prasangka, mungkinkah kamu perlu bantuan saya sampai bela²in kontak lagi. Kemana dulu kalian saat saya memerlukan bantuan untuk mencari referensi yang saya perlukan???