jump to navigation

Oretan Hitam October 24, 2008

Posted by nia in Tulisan Biasa.
add a comment
Kamis, 25 September 2008 @ 15:59 WIBDiari
===
siang belum lagi tergelincir oleh kepergiaan matahari ..
bahkan hawa panasnya pun masih merongrong raga ini ..
disini aku berusaha tegar berdiri dengan kedua kaki ..
menopang ragaku untuk tidak terjatuh dan terjerembab ke jurang nan berduri..

suatu masa kutemui dia dalam kegersangan jiwa ..
bermain dalam lingkaran hitam tiada berkas cahaya ..
aku hanya sempat menatap dalam kebisuan tanpa suara ..
dan berlalu pergi untuk melupakan dia dan semua tentangnya ..

lirih bisikku menghibur jiwa yang meronta ..
cerita lama yang sempat tergores oleh sebuah pena ..
bertutur kisah serupa namun beda pelakonnya ..
masih seputar cinta dan angkara yang mempesona ..

langkah kakiku begitu berat seakan terbius oleh panggilan menggoda ..
masih kuatkan hati tuk tidak berbalik arah dan menghampiri asal suara ..
aku telah lelah untuk menjadi pahlawan yang sia-sia ..
sungguh suatu masa yang membuat raga mati rasa !!

dan ketika masa kembali berganti masa ..
cerita demi ceritapun bergulir dengan percuma ..
tidakkah itu bisa membuat sadar pemilik sukma ..
tuk akhiri segala gundah yang menggoncang didada ..

pada sore yang segera menghantar sampai pintu senja ..
kuterima dilema rasa yang meresahkan kalbu berbungkus indah dosa-dosa ..
tangispun berderai menyapu debu-debu prahara penoda jiwa ..
maafkan aku wahai sang penghuni lingkaran hitam tiada cahaya ..

aku pergi tuk tinggalin semua hal yang sia-sia ..
bukan karena aku menyesal jadi pahlawan tak berguna ..
namun karena jasadku tak lagi bisa bisa kuperdaya ..
Dan cintaku pada sang Rabbi masih bertahta sebagai penerang cahaya cinta

===
melirik jam disudut kanan kompi 17.11 Wita, masih teriris oleh sebuah paksaan tak berperi kemanusian ..